Postingan

Surat pertama untukmu pemilik rahim

  Teruntukmu surgaku Mungkin ini surat pertama yang ku tulis untukmu.  belasan tahun yang lalu, kau melahirkan AKU dari Rahimmu dengan bertaruh nyawa. Saat aku haus dan lapar, engkau menyuapiku makan dan minum. Saat dingin menerpa, engkau hangatkan suasana penuh keceriaan. Saatku menangis, engkau menenangkan dalam dekapmu. Saatku blajar merangkak, engkau dengan sabar, menjaga setulus hati. Saatku mulai belajar bicara, engkau dengan sabar mengenalkan bahasa tutur kata. Mama, aku masih ingat ketika tubuhku terbaring saku engkau slalu ada di sampingku untuk menjaga ku, memegang dahikku, membolak balikan kain dingin untuk mengompresku, bahkan sampai tidak tidur. Melalui surat ini, saya ingin minta maaf kepadamu karena aku sudah banyak melakukan hal yg membuat mama sedih. Pernah suatu hari, aku membentakmu dengan kata kata yang diluar batas kesadaran ku padahal ucapan yg terlontar dari lidah ku menjadi penyayat hatimu. Di momen hari kasi sayang ini aku ucapkan maaf  Terimakasi...

Berawal dari rahim ibu

 Dulu aku tak tau apakah aku layak berada didunia ini aku pun tak tau bahwa aku akan ada di dunia ini tetapi semua itu sudah aku sadari bahwa aku memang layak ada di dunia ini. Tetapi aku sempat bertanya pada diriku darimanakah dan pintu manakah aku bisa ada di dunia ini dan pertanyaan itupun sudah ku temukan sejak aku sudah mengerti arti pengorbanan darimu ratuku. Kau merwat, kau menyayangi walaupun kau tak tau apakah aku bisa ada didunia ini. Sembilan bulan kau menunggu ku yang kau tak tau bagaimana bentuku tapi kau masi saja merawatku dalam kebingunganmu sendiri dan sabar menanti selama sembilan bulan dan aku sudah menjadi manusia yang bergguna bagimu hingga aku sadar akan keberadaanku. Kaulah pemilik rahim yang membawaku kedunia yang indah ini.  Terimakasih pemilik rahim Engel Tanu

Sepuck surat

  Ibu…. Hidupku tatkala bagaikan bumi merindukan matahari yang selalu ingin menerangiNya dari kegelapan Ibu…. Aku hanya manusia lemah yang membutuhkan kekuatan, kekuatan cinta kasih dari ibu, kekuatan yang lebih dari apapun Ibu… Aku hanya bisa berdoa kepada Allah berikanlah kesehatan pada ibuku Panjangkanlah umurnya, aku ingin membahagiakannya sebelum aku atau dia tiada. Terima kasih ibu… Atas apa yang telah kau berikan padaku Aku selalu menyayangimu.

Embun, fajar dan senja

 "  Ada kalanya aku ingin menepatkan diri bagai embun. Yah, seperti tetesan air di pagi hari yang datang setelah fajar terbit, dan menghilang kala fajar bergerak menyongsong senja.   Apa yang aku lihati, apa yang sedang aku dengar dan apa yang sedang aku rasakan. Segalanya, ingin aku memujamu dari kekaguman yang sangat mendasar. Kekagumanku akan pesona keindahanmu. Kau tau, aku baru menyadari bahwa terpaan angin yang begitu lembut saja mampu membuatmu terlihat menpjupkan. Ingin aku desahkan namamu didal.am setiap hembusan napasku. Aku ingin memuji ciptaan- Nya yang begitu sempurna dimataku kau adalah salah satu bukti akan keagungannya sungguh, bagaimana cara tuhan menciptakan senja, fajar dan 3mbun.  Suara keras itu membuyar segala dayakhayal yang seedang asik menari didalam benak. Kuhentikan sejenak gerakan yang sejak tadi tengah menulis diatas sebuah buku kecil  yang terbuka diatas pangkuanku  Selamat menikmati senja, fajar dan embun  Engel Tanu...

Niat menuntun arah

 Awal yang buruk untuk melanjutkan hidup Hari hariku penuh dengan resah dan tak tau arah kemana kubawa impian ini. Sejalannya waktu semua tagihan pun datang bertubi-tubi pikiranpun tamba kacau, aku menangis karna semuah ini tapi apalah daya mencari kerja tak dapat juga hanya diam yang bisa kulakukan dalan renungku. Seiring waktu berjalan ada sesosok malaikat yang membawaku ke arah yang ku inginkan akupun berusaha untuk berjuang dan bulan demi bulan semuapun terwujut sesuai rencanaku.  Tetap semangat jiwa jangan menyerah raga tetap berjalan searah sesuai niatmu.   Engel Tanu u

Rindu

 Rintikan air hujan menandakan bahwa langit merindukan tanah yang kering untuk dibasahi dengannya tapi kedatangan hujan ini pula membawa rindu bagiku dimana saat natal tiba aku mengingat disaat aku masi dipangkuan mama untuk mengajak ku ke rumah tuhan tapi sekarang aku tak berdaya dengan hal itu dimana aku jauh darinya apakah aku harus menatap hujan atau menghitung dengan setiap rintikan air hujan yang jatu di tanah atau kah aku harus menyerah begitu saja. Hujan saja sudah menyampaikan soal rindunya pada tanah yang Kering Apa lagi aku yang belum sama sekali menyampaikan bahwa aku sepi,aku rindu suasana rumahku yang damai. Tapi semuanya aku hanya bisa berdoa kamu,dan kalian baik-baik saja disana.

Kopi rahasia alam

Orang bertanya kenapasih setiap hari kamu selalu menikmati kopi tanpa kamu lewati seharipun?     Hhhh itu adalah pemacuku untuk bisa keluarin ide dan teman yang setia dikala gue lagi murung karna sesuatu. Tapi terkadang gue suka buatin untuk orang sih karna bagi gue itu bagian dari nafas kehidupan yang dibuat dengan penu harapan agar penikmatnya bisa memenuhi  tujuannya untuk menciptalan harmoni disetiap orang  karna petani saja merawat mereka dengan penuh kasi sayang, Apalagi seorang penikmat kayak kita.   Coba menikmati itu di balkon sambil menikmati secangkir kopi, pejamkan mata lalu lepas semuah apa yang jadi beban lo disana pasti disaat buka mata semua beban terbang kebawa angin dan rasanyapun  Tenang banget Itulah rahasia alam sesungguhnya.