Embun, fajar dan senja
" Ada kalanya aku ingin menepatkan diri bagai embun. Yah, seperti tetesan air di pagi hari yang datang setelah fajar terbit, dan menghilang kala fajar bergerak menyongsong senja.
Apa yang aku lihati, apa yang sedang aku dengar dan apa yang sedang aku rasakan. Segalanya, ingin aku memujamu dari kekaguman yang sangat mendasar. Kekagumanku akan pesona keindahanmu. Kau tau, aku baru menyadari bahwa terpaan angin yang begitu lembut saja mampu membuatmu terlihat menpjupkan.
Ingin aku desahkan namamu didal.am setiap hembusan napasku. Aku ingin memuji ciptaan- Nya yang begitu sempurna dimataku kau adalah salah satu bukti akan keagungannya sungguh, bagaimana cara tuhan menciptakan senja, fajar dan 3mbun.
Suara keras itu membuyar segala dayakhayal yang seedang asik menari didalam benak.
Kuhentikan sejenak gerakan yang sejak tadi tengah menulis diatas sebuah buku kecil yang terbuka diatas pangkuanku
Selamat menikmati senja, fajar dan embun
Engel Tanu
10/01/2022
Komentar
Posting Komentar