Titipan anak panti

Dikala sembari aku,kau,dan kita berkumpul,sambil menatap ribuan anak-anak panti yang tak perna merasakan kasi sayang dari orangtuanya. Tapi mereka sangat bahagia dibanding kita yang sampe sekarang masi dibawa naungan,dibawa lindungan orangtua yang sayang,baik,dan cinta kepada kita. Aku pernah dengar saya adalah anak mami dan papi itu memang benar adanya karena aku sudah sebesar ini masi saja sombong dan bergaya dengan uang orangtuaku,kita dengan angkuhnya bilang aku adalah anak hebat,aku adalah anak tanggu tapi itu bukanlah faktanya dibandingakan anak-anak yang ada di tempat itu(panti asuhan) merekalah yang pantas dan layak dibilang akulah anak tangguh,akulah anak hebat yang dimana mereka tidak mendapatkan kasi sayang dari orangtuanya tapi mereka masi saja disiplin dan berani menjalankan hidup tanpa ada sedikitpun kata menyerah. Aku merasa malu dengan diriku yang masi mengandalkan orangtuaku sedangkan Mereka adalah anak yang mandiri, apakah aku harus jadi bagian dari mereka supaya aku dapat merasakan apa yang mereka rasakan,apakah aku menjadi kakak dan tinggal bersama mereka dengan alasan yang sama mungkin saja tapi faktanya tidak. Akulah pecundang,akulah pembangkang,tapi anak-anak itu bukan seorang pembangakang ataupun pecundang seperti aku dimana mereka masi saja tersenyum walaupun mereka tak merasakan kasi sayang yang sepenuhnya. Kaulah pelita masa depanmu terus berjuang walaupun rintangan menghadangmu.
 

Komentar